IBX5A6276CB6B4C7 Cara Baru Hilangkan Tumpukan Lemak di Badan, Minum Air Ubi - Macofel

Cara Baru Hilangkan Tumpukan Lemak di Badan, Minum Air Ubi

Menurunkan berat badan merupakan salah satu hal yang sulit dan membuat banyak orang rela melakukan hal apa saja untuk mengurangi tumpukan lemak dalam tubuhnya. Namun, belakangan para ilmuwan dari National Agriculture and Food Research Organisation, Jepang telah berhasil menemukan cara mudah untuk menurunkan berat badan tersebut. Dimana diketahui cukup hanya dengan mengkonsumsi air bekas rebusan ubi saja.

Dalam penelitian tersebut ditemukan fakta bahwa mineral yang terbuang atau larut bersama limbang bekas rebusan ubi efektif dalam hal menekan nafsu makan. Dan hal ini sendiri telah diujicobakan pada tikus. Setidaknya ada dua grup tikus yang memiliki nafsu makan yang sama namun diberikan tindakan yang berbeda.

Dimana salah satu grup diberikan air ubi jalar yang mengandung peptida (SPP) sementara yang satu grup lagi tidak. Setelah 28 hari terdapat perbedaan antara dua grup tikus tersebut.

Dimana objek yang menjadi tolak ukur adalah berat badan, massa hati, serta kadar jaringan lemaknya. Selain itu ada juga pengukuran yang dilakukan pada kadar kolesterol dan trigliserida, serta peptin yang merupakan zat yang menimbulkan rasa lapar juga dikontrol dan diperhatikan. Hal ini pun ditemukan perbedaan antara yang diberi ari ubi jalar dan tidak.

Dimana faktanya berat badan serta item yang diteliti pada grup tikus yang mengkonsumsi air rebusan ubi jalar terlihat rendah dibandingkan dengan yang tidak. Sementara untuk yang tidak terlihat jelas jika kandungan lemak di tubuhnya makin meningkat.

“Kami berhipotesis bahwa ini dapat memengaruhi berat badan, jaringan lemak dan faktor lainnya. Kami terkejut bahwa SPP mengurangi tingkat molekul lemak pada tikus dan tampaknya berperan mengendalikan nafsu makan,” ungkap Dr Koji Ishiguro pemimpin studi, seperti dilansir laman Dailymail.

Tentunya hal ini akan menjadi kabar baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus melakukan hal yang susah dan ribet bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *